Showing posts with label Lain-lain. Show all posts
Showing posts with label Lain-lain. Show all posts
Awalsadja

Survey Kewirausahaan

DETERMINANTS OF BIRTH AND SUCCESS OF ENTREPRENEURS: A CASE STUDY AT “TANGAN DI ATAS” COMMUNITY IN INDONESIA

Yth. Para anggota Komunitas “Tangan Di Atas”
Saya mahasiswa di Program Pasca Sarjana Ilmu Ekonomi (PPIE) Universitas Indonesia dan Graduate School for International Development and Cooperation (IDEC) Hiroshima University, Jepang (double degree master program) yang sedang mengadakan penelitian. Fenomena komunitas “Tangan Di Atas” (TDA) dalam menyebarkan semangat berwirausaha di Indonesia sangat menarik perhatian. Oleh karena itu, saya tertarik menulis tesis dengan judul “Determinant of Birth and Success of Entrepreneurs: A Case Study at “Tangan di Atas” Community in Indonesia”.

Kuesioner ini dibuat dalam rangka mendukung penelitian tersebut. Hasil kuesioner ini hanya akan digunakan untuk kepentingan akademis dan kerahasiaan data responden akan selalu terjaga. Penyebaran kuesioner ini telah mendapat persetujuan dari pengurus pusat komunitas TDA (acc. Pak Badroni Yuzirman, Pak Teguh Wibawanto, Pak Didi Diarsa).

Saya sangat mengharapkan partisipasi para anggota TDA dalam menyukseskan survey ini dan semoga hasil penelitian ini memberi manfaat bagi banyak pihak, termasuk komunitas TDA.

Periode pengisian kuesioner ini dimulai dari tanggal 27 Februari 2013 hingga 15 April 2013.
TERIMA KASIH TELAH MELUANGKAN WAKTU UNTUK BERPARTISIPASI DALAM SURVEY INI. SEMOGA BISNIS SAUDARA SEMAKIN SUKSES.

Hormat saya,
Sokhid
Email: sokhid.sst@gmail.com
Phone +62-812-10868696 (Indonesia), +81-90-64072309 (Japan)
Supervisor: Assoc. Prof. (Dr.) Yoshi Takahashi
Graduate School for International Development and Cooperation (IDEC), Hiroshima University
1-5-1 kagamiyama Higashi-hiroshima, Hiroshima 739-8529 JAPAN
Phone +81-82-424-6910 Fax +81-82-424-6904

Untuk surat pernyataan dan dokumen legalitas kuesioner ini, dapat dilihat pada link berikut ini: https://www.dropbox.com/sh/u11cxr5s280w66t/787a2vM-AZ

Kuis bisa dibuka di http://bit.ly/kuesioner-tda

Ilustrasi : http://ideaslikebullets.blogspot.com/ 
Read More
Awalsadja

Anakmu Mengenalkan Siapa Dirimu


Jika anakmu BERBOHONG
Itu krn engkau MENGHUKUMNYA terlalu BERAT.

Jika anakmu TDK PERCAYA DIRI
Itu krn engkau TDK MEMBERI dia SEMANGAT.

Jika anakmu KURANG BERBICARA
Itu krn engkau TDK MENGAJAKNYA BICARA.

Jika anakmu MENCURI
Itu krn engkau TDK MENGAJARNYA MEMBERI.

Jika anakmu PENGECUT
Itu krn engkau selalu MEMBELANYA.

Jika anakmu TDK MENGHARGAI ORG LAIN
Itu krn engkau BERBICARA TERLALU KERAS kpdnya.

Jika anakmu suka MARAH²
Itu krn engkau KURANG MEMUJINYA.

Jika anakmu SUKA BERBICARA PEDAS
Itu krn engkau TDK BERBAGI dengannya.

Jika anakmu SUKA MENGASARI org lain
Itu krn engkau SUKA MELAKUKAN KEKERASAN terhadapnya.

Jika anakmu LEMAH
Itu krn engkau SUKA MENGANCAMNYA.

Jika anakmu CEMBURU
Itu krn engkau MENELANTARKANNYA.

Jika anakmu MENGGANGGUMU
Itu krn engkau KURANG MENCIUM atau MEMELUKNYA.

Jika anakmu TDK MEMATUHIMU
Itu krn engkau MENUNTUT TERLALU BANYAK padanya.

Jika anakmu TERTUTUP
Itu krn engkau TERLALU SIBUK.

Semoga bermanfaat untuk setiap orang tua
Assalamu'alaikum

KHAIRIN
Ilustrasi: http://muslimdaily.net/

Suka dengan artikel seperti ini?
Gabung di milis TDA Balikpapan dengan kirim email kosong ke
tda-balikpapan-subscribe@yahoogroups.com
Read More
Awalsadja

Prioritas Otak

Seorang teman pada awal tahun ini pernah meminjam salah satu buku saya. Dia tertarik karena sebelumnya saya ceritakan tentang isinya. Dua minggu kemudian ketika saya ke rumahnya, buku tersebut masih `utuh" belum tersentuh, terletak diatas meja dengan sedikit debu diatasnya. Dia mengatakan bahwa minggu2 ini dia sibuk sekali. Mungkin pada akhir pekan depan dia akan mulai membaca.
Namun ternyata setahun kemudian ketika saya kesana, ternyata debu diatas buku tersebut bertambah tebal. Dan teman saya masih belum mempunyai waktu untuk membaca karena kesibukannya. Saya akhirnya ambil kembali buku tersebut.
Lalu, bagaimana dengan teman saya? Saya katakan kepadanya, bahwa seumur hidup dia TIDAK AKAN PERNAH PUNYA WAKTU untuk membacanya. Benarkah? Atau mungkin saya yang terlalu "pelit" untuk meminjamkan lagi buku saya kepadanya?
Setiap orang sudah punya JADWAL HARIAN TETAP di dalam otaknya, mulai dari bangun pagi, gosok gigi, mandi, sarapan, menstarter mobil, ke kantor, bekerja, hingga tidur malam. Pada awal teman saya tadi meminjam buku, dia berusaha memasukkan MENU BARU ke dalam JADWAL TETAP-nya. Menu baru itu akan tetap disitu jika kita melakukan aktivitas tersebut, namun jika tidak PERINGKAT-nya akan terus menurun dalam prioritas kegiatan harian kita.
Dan setelah satu tahun, peringkat menu MEMBACA BUKU itu pasti sudah terlempar dari 100 besar. Sangatlah sulit untuk mendongkrak kembali ke urutan 10 besar jika tidak ada alasan yang sangat kuat.
Berapa banyak dari kita yang berperilaku seperti itu? Menunda hal2 kecil seperti membaca buku, memotong rumput, membersihkan rumah, menata lemari pakaian, dll sampai akhirnya pekerjaan tersebut tertunda terus hingga berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Bahkan seringkali juga pekerjaan tersebut akhirnya tidak jadi dilaksanakan.
Ada tiga hal yang bisa mendorong kita untuk melakukan pekerjaan yang sering tertunda tersebut, yaitu ALASAN, PRIORITAS & KOMITMEN

1). ALASAN

Setiap orang jika menjumpai hal baru selalu timbul satu pertanyaan di benaknya "What"s it benefit for me?" Apa manfaat hal baru tersebut untuk saya? Adakah manfaat tersebut membawa saya ke kehidupan yang lebih baik? Adakah manfaat tersebut membutuhkan kerja keras? Adakah manfaat tersebut dapat dinikmati dalam jangka panjang atau pendek?

2). PRIORITAS

Merupakan urutan yang anda letakkan bagi hal baru tersebut. Anda bisa menentukan prioritas hal baru tersebut dengan menanyakan ke diri sendiri beberapa pertanyaan berikut : Seberapa penting hal baru ini dibanding dengan hal yang sudah ada? Kalaupun lebih penting, haruskah saya kerjakan sekarang? Dapatkah hal baru ini ditunda kapan kapan? Masa iya saya harus menunda pergi ke mall karena harus harus baca buku?

3). KOMITMEN

Komitmen adalah janji anda kepada diri sendiri. Menurut saya Komitmen sendiri terbagi menjadi 3 jenis, yaitu :

> Saya akan lakukan jika saya ada waktu!

Komitmen ini yang kerapkali dilakukan oleh orang2 yang merasa dirinya sangat sibuk. Mereka akan melakukan tugas baru tersebut disela sela jadwal mereka yang padat. Itupun kalau memang ada waktu luang. Mengapa mereka melakukan ini? Sudah jelas, mereka tidak punya alasan ! Itulah mengapa alasan diletakkan di tempat pertama...

> Saya akan lakukan semaksimal mungkin!

Komitmen kedua ini yang kerap dikatakan orang2 yang sudah punya alasan, dan berusaha mengerjakan sesuatu sebaik mungkin. Tapi komitmen ini juga tidak cukup kuat. Ibaratnya anda mengisi bak air, pada komitmen kedua ini mungkin anda hanya sanggup mengisi setengahnya saja, karena memang sampai disitu saja anda menganggap kerja anda sudah 100%.

> Saya akan lakukan sampai selesai.

Kelihatannya yang ketiga ini cukup sederhana, tapi justru ini lah yang tersulit. Pada komitmen ketiga ini, anda mungkin harus bekerja lebih keras dan lebih lama, untuk mengisi bak air itu sampai penuh. Anda mungkin harus bekerja sampai 120% untuk menyelesaikannya.
Jika ketiga hal ini sudah dilaksanakan, adakah hal-hal baru tersebut bisa kita selesaikan?
Belum, ada langkah terakhir, yaitu: ACTION !!
Sekuat apapun komitmen kita, tentu tidak akan berjalan tanpa tindakan dari kita.
Yang jelas kita sangat tahu bahwa suatu hal baru akan menjadi kebiasaan jika sering dilakukan. Maka, terus meneruslah memiliki kebiasan baik. Talk Less, Doubt Less, Action MORE!! :)
Semoga bermanfaat, barakallah fiikum.

Disalin dari Milis Pengusaha Muslim
Read More